10/12/2011

Speedy Vs Fastnet

Buat pengguna internet di Jakarta dan sekitarnya pasti sudah terbiasa dengan nama seperti Speedy dan Fastnet. Tapi, apa sih hal yang membedakan 2 hal ini. Kenapa Fastnet bisa lebih murah sedangkan Speedy harga masih selangit? Kenapa Speedy bisa masih bertahan dengan harga yang selangit tersebut?

Nah, saya mencoba membuat komparasi antara kedua produk tersebut. Dalam hal ini saya membandingkan antara dua penyedia internet terkemuka di Indonesia, Speedy dan Fastnet, dari sudut pandang saya, dan beberapa komentar yang saya terima dari beberapa teman saya.

Klik Untuk Memperbesar
 



1. Harga & Speed

Dari tabel komparasi diatas jelas kita bisa melihat kalau harga memang ga bohong. Dari segi coverage Speedy jauh lebih luas daripada fastnet, oleh karna itu harga yang dipasang juga selangit, serta dari berbagai sumber di internet sih, saya bisa menyimpulkan infrastruktur yang digunakan untuk membuat jaringan Speedy ya memang lebih mahal daripada Fastnet. Makanya ya mereka pasang harga lebih mahal daripada Fastnet.

Saya pengguna Speedy, tapi saya pribadi menyarankan memang lebih baik menggunakan Fastnet dibanding Speedy dilihat dari sisi harga dan kecepatan yang ditawarkan. Toh, dari komparasi harga tabel diatas, untuk kecepatan yang sama Fastnet menawarkan harga +/- 30% dari harga Speedy.

Winner: Fastnet

2. Streaming

Wah, untuk yang satu ini, memang Fastnet jagonya. Karena harga dan speed yang ditawarkan beragam dan sangat terjangkau. Bayangin aja, dengan harga Rp.195.000,- udah dapet kecepatan 1Mbps, bandingkan dengan Speedy yang hanya dapet 384 Kbps. Phew, long way to go dude..

Winner: Fastnet

3. Coverage

Untuk jangkauan ga usah ditanya Speedy pasti juaranya. Dari Sabang - Merauke, asal ada jaringan telepon yang memadai, maka bisa kita pasang jaringan ADSL. Kalau Fastnet? Wah, untuk saat ini Fastnet cuma melayani di daerah Jabodetabek (ga semua, kebanyakan kompek rumah) dan Surabaya aja.

Winner: Speedy

4. Flexibility

Untuk fleksibilitas dari segi paket yang ditawarkan. Speedy lebih banyak pilihannya. Jadi, buat kita-kita yang ga terlalu hobi banget sama internet. Kita bisa ambil paket yang jam-jam-an, atau biasa disebut paket quota. Tentunya harganya lebih murah daripada paket yang unlimited.

Winner: Speedy

5. Customer Satisfaction

Untuk hal ini, saya sebagai pengguna Speedy, sering melakukan panggilan keluhan ke Telkom 147. So far, tanggapannya cepat dan ramah. Sempet, internet mati karena kesamber petir. Hari ini di telpon, 2-3 hari kedepan langsung dateng tech-supportnya. Satu hal yang bikin males kalo dari Speedy, adalah ketika kita mau upgrade paket, kita bisa lakukan via telepon, tetapi kalo kita mau downgrade, kita harus ke plasa Telkom buat lakukan hal tersebut.

Kalau dari Fastnet, denger-denger dari yang pakai customer servicenya lambat responnya dalam menanggapi keluhan dari pelanggan. Apalagi kalau internet lagi ajeb-ajeb. Bisa naek darah buat minta tech-supportnya ngeladenin. Hehe..

Winner: Speedy

6. Reliability

Speedy lebih stabil dari ancaman cuaca, gempa bumi, angin topan, banjir, dll. Jadi kalau lagi cuaca jelek, masih bisa kita berinetan ria. Kalau Fastnet, denger-denger lagi dari temen serta kalo baca testimoni di forum kalau memang cuaca ga bersahabat, internet jadi suka ajeb-ajeb.

Winner: Speedy

Well, penilaian diatas bukan karena saya pemakai Speedy, jadi kesannya selalu mengunggulkan Speedy. Toh, jujur kalau memang Fastnet masuk ke daerah rumah saya, tidak segan-segan saya langsung mengganti layanan karena harga dan kecepatan yang sangat menggiurkan :p~ Ya bisa dibilang terkompensasilah, seluruh kekurangan dari Fastnet sama harga dan speednya.

Di Baca Juga Ya...Artikel Terkait Lainnya :



Widget By : lefransnote's Site

0 komentar:

Posting Komentar

silahkan tinggalkan komentar